PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Sejarah Ida Anak Agung Gde Agung

Sejarah Ida Anak Agung Gde Agung

Ida Anak Agung Gde Agung adalah ahli sejarah dan tokoh politik Indonesia. Di Bali, beliau menjabat sebagai Raja Gianyar, menggantikan ayahnya, Anak Agung Ngurah Agung. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hingga meraih gelar sarjana hukum (Mr.), Ida Anak Agung Gde Agung melanjutkan pendidikan untuk mendapatkan gelar doktor di Universitas Utrecht, Belanda.

Sebagai seorang terpelajar, Ida Anak Agung Gde Agung pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri maupun Menteri Luar Negeri pada era pemerintahan Presiden Sukarno. Selain itu, ia pernah menjabat pula sebagal Dubes RI di Belgia (1951), Portugal, Perancis (1953), dan Austria. Sebelumnya, pada tahun 1948, ia menggagas berdirinya Perhimpunan Masyarakat Federal (PMF) guna mewadahi dan menyatukan wilayah wilayah federal di Indonesia yang terbentuk akibat perjanjian Indonesia Belanda saat itu. Di tahun 1949, Ida Anak Agung Gde Agung memimpin delegasi Negara Indonesia Timur dan PMF ke Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda. Peran beliau dalam perjuangan diplomasi ini menguatkan posisi Indonesia dalam perundingan sehingga Belanda mengakui kedaulatan NKRI.

  • Tempat/Tgl. Lahir :  Gianyar, 24 Juli 1921
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Bali, 22 April 1999
  • SK Presiden : Keppres No. 066/TK/2007, Tgl. 9 November 2007
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Ida Anak Agung Gde Agung

Comments

Komentar

,
←More from I

↑ Back to Top