PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Sultan Iskandar Muda

Biografi Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda berkuasa dari tahun 1607 sampai 1636. Saat itu, daerah kekuasaan Aceh semakin besar dan mendapat reputasi internasional sebagai pusat perdagangan dan pembelajaran tentang Islam. Beliau tidak hanya mampu menyusun dan menetapkan qanun (undang-undang dan peraturan) yang adil dan universal, tetapi juga melaksanakan secara adil.

Masa kecil Sultan Iskandar Muda yang juga sering dipanggil Perkasa Alam dihabiskan di lingkungan istana sehingga mendapatkan pendidikan yang baik. Setelah beranjak besar, ia banyak belajar dan ulama ulama besar yang berkunjung ke Aceh, termasuk dari Mekah. Kebesaran Sultan lskandar Muda mendapat pengakuan bukan hanya dari rakyatnya, tetapi juga dari bangsa asing di seluruh dunia.

Dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, beliau menempatkan ulama dan kaum cerdik pandai pada posisi istimewa sehinggga Aceh Darussalam menjadi pusat ilmu pengetahuan di Asia Tenggara. Pada masa kekuasaannya pula, hubungan diplomasi dan perdagangan dengan bangsa asing terjalin baik, seperti India, Cina, Thailand, Perancis, lnggris, dan Portugis. Bahkan, Aceh menjalin hubungan baik dengan Turki, termasuk dalam bidang militer.

Setelah berhasil menyatukan wilayah Pase (Sumatera), Sultan Iskandar Muda merancang usaha penyerangan terhadap wilayah Malaka di Semenanjung Melayu. Wilayah ini pada tahun 1540-1586 masih merupakan wilayah kekuasaan Aceh. Namun karena sebuah hasutan, akhirnya wilayah ini jatuh ke tangan Portugis. Oleh karena itu, pada tahun 1616 Sultan Iskandar Muda berupaya merebut kembali wilayah ini. Namun, dalam beberapa kali serangan, pasukan Aceh gagal mengusir Portugis dari Malaka.

Sultan Iskandar Muda wafat pada tahun 1636 M dan makamnya terletak dalam komplek Kandang Mas yang pernah dihancurkan Belanda. Makam yang ada sekarang merupakan duplikat hasil petunjuk Pocut Meurah, isteri Sultan Mahmudsyah.

  • Tempat/Tgl. Lahir : Banda Aceh, 1593
  • Tempat/Tgl. Wafat : 27 September 1636
  • SK Presiden : Keppres No. 077/TK/1993, Tgl. 14 September 1993
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Sultan Iskandar Muda sangat tegas menegakkan hokum. Bahkan, saat anaknya sendiri melakukan tindakan kejahatan berat, beliau tak ragu menjatuhkan hukuman mati. Beliau memiliki satu falsafah yang berbunyi “Matee Aneuk Meupat Jeurat, Matee Hukom Pat Tamita”. Artinya, jika anak yang mati jelas letak kuburannya, tetapi jika hukuman yang mati ke mana lagi harus dicari. Sultan Iskandar Muda

Comments

Komentar

←More from S

↑ Back to Top