PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Perdana Menteri Supeno

Masa kecil dan pendidikan yang ditempuh Supeno belum diketahui dengan pasti. Namun, diketahui bahwa beliau setelah menamatkan AMS di Semarang kemudian melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Teknik di Bandung selama dua tahun. Setelah itu, beliau melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta. Selama di Jakarta, Supeno tinggal di Asrama PPPI (Perhimpunan Pemuda Pelajar Indonesia) di Jalan Cikini No. 71 dan menjadi ketua asrama. Sewaktu masa Kabinet Amir Syarifuddin, beliau menjabat perdana menteri dan menteri pertahanan. Setelah terjadi pertentangan antara golongan pro dan kontra Persetujuan Renville, cabinet tersebut jatuh dan Supeno berhenti. Beliau kemudian mendirikan Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang terdiri dari partai-partai kiri untuk melakukan oposisi terhadap pemerintah. Namun, beliau akhirnya memisahkan diri dan satu paham dengan Bung Karno dan Bung Hatta.

  • Tempat/Tgl. Lahir : Tidak Diketahui, 12 Juli 1916
  • Tempat/Tgl. Wafat : Nganjuk, 24 Februari 1949
  • SK Presiden : Keppres No. 039/TK/1970, Tgl. 13 Juli 1970
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Ketika terjadi Agresi Militer Belanda, Supeno bergerilya bersama tentara dan rakyat ke luar kota. Saat tengah berada di pancuran untuk mandi di Desa Ganter, Nganjuk, pasukan Belanda mendadak menyergap. Di bawah todongan senjata, Supeno tetap tidak mau mengungkapkan siapa dirinya karena dapat membahayakan perjuangan. Belanda kemudian mengeksekusi Supeno dan enam pejuang lainnya. Satu tahun kemudian, jenazahnya dipindahkan ke TMP Semaki. Di Yogyakarta dan Semarang nama beliau diabadikan sebagai nama jalan untuk mengenang jasa Supeno

Comments

Komentar

←More from S

↑ Back to Top