PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Pahlawan Ali Haji bin Raja Haji Ahmad

Biografi Pahlawan Ali Haji bin Raja Haji Ahmad

Raja Ali Haji adalah cucu Raja Haji Fisabilillah. Ayah beliau, Raja Ahmad yang bergelar Engku Haji Tua, dikenal sebagal sosok intelektual muslim. Ibu beliau merupakan putri dari Kerajaan Selangor. Tak heran, sejak kecil ia telah mendapatkan pendidikan yang cukup. Kunjungan dari para tokoh dan ulama terkemuka saat itu ke Istana Kerajaan Riau-Lingga juga memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan beliau. Raja Ali Haji juga sempat belajar ke Batavia, Kairo, dan Mekah.

Sebagai seorang terpelajar dan sastrawan, beliau banyak menghasilkan karya bermutu. Puluhan karya sastra lahir dari tangan beliau, antara lain Gurindam Dua Belas, Bustanul Katibin, dan Syair Sultan Abdul Muluk. Karya-karya beliau banyak memukau para ahhi bahasa dari dalam dan luar Indonesia hingga kini. Raja Ali Haji memang tidak berjuang secara fisik, tetapi secara intelektual dan budaya. Raja Ali Haji adalah peletak dasar pertama tata bahasa Melayu melalui buku ‘Pedoman Bahasa’ yang ditulis tahun 1885-1886. Bahasa Melayu standar inilah yang kemudian ditetapkan sebagai bahasa nasional atau bahasa Indonesia dalam Kongres Pemuda, 28 Oktober 1928.

  • Tempat/Tgl. Lahir :  Pulau penyengat, 1808
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Pulau penyengat, 1873
  • SK Presiden : Keppres No. 089/TK/2004, Tgl. 5 November 2004
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Gurindam secara sederhana memiliki arti sebagai sebuah puisi. Gurindam 12 memiliki 12 pasal dengan kata-kata yang sangat kental mengandung nilai-nilai keislaman. Gurindam ini memang berisi wejangan atau nasehat yang sangat berguna dan bersifat universal. Ada yang mengatakan bahwa gurindam 12 merupakan mas kawin Raja Ali Haji kepada Engku Putri Hamidah yang dipahat diatas batu marmer.

Ali Haji

Comments

Komentar

, ,
←More from A

↑ Back to Top