PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Marsda TNI (Anumerta) Abdul Halim Perdanakusuma

Biografi Pahlawan Nasional Halim Perdana Kusuma

Abdul Halim Perdanakusuma lahir di Sampang, Madura. Beliau mengenyam pendidikan di MULO (setingkat dengan SLTP) dan sempat melanjutkan pendidikannya hingga tingkat II di sekolah pamong praja, Magelang. Beliau kemudian lebih memilih mengikuti pendidikan Angkatan Laut di Surabaya dan bergabung dengan Angkatan Laut Belanda. Ketika Jepang menjajah Indonesia, beliau dibawa Belanda mengikuti pendidikan Royal Canadian Air Force bagian navigator di Inggris. Ketika perang Dunia II, beliau ikut serta dalam operasi udara Sekutu di Eropa. Setelah proklamasi berkumandang, Halim Perdanakusuma kembali ke Indonesia dan ikut berjuang dengan bergabung dalam TKR Jawatan Penerbangan yang kelak menjadi TNI AU.

Tahun 1947, Abdul Halim bertugas di Sumatera bersama Iswahyudi untuk membina Angkatan Udara di sana. Pada waktu itu, organisasi AURI di Sumatera dapat dikatakan belum lagi berdiri. Beberapa lapangan udara sudah dapat dibuka,tetapi hubungan antara lapangan yang satu dengan yang lain tidak ada. Masing-masing berdiri sendiri dan berada di bawah kekuasaan Angkatan Darat. Untuk keperluan membina organisasi AURI, Abdul Halim dan Iswahyudi diangkat sebagai wakil-wakil AURI dalam Komandemen Tentara Sumatera. Selain itu, ia diangkat pula sebagai Wakil II Kepala Staf Angkatan Udara dengan pangkat marsekal pertama. Halim Perdanakusuma kemudian berusaha membuka hubungan dengan luar negeri untuk mencari senjata bagi perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Tugas ini sangat berbahaya sebab harus menembus blokade udara Belanda.

  • Tempat/Tgl. Lahir : Madura, 18 November 1922
  • Tempat/Tgl. Wafat : Tanjung Hantu, Malaysia, 14 Desember 1947
  • SK Presiden : Keppres No. 063/TK/1975, Tgl. 9 Agustus 1975
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Desember 1947, bersama Opsir Udara I Iswahyudi, Marsekal Pertama Abdul Halim Perdanakusuma pergi ke Bangkok menjalankan tugas negara. Dalam perjalanan pulang ke tanah air pada tanggal 14 Desember 1947, pesawatnya mengalami kecelakaan di Tanjung Hantu. Jenazahnya dimakamkan di Pantai Lumut, Malaysia. Pada tahun 1975, makamnya dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Nama Abdul Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai nama salah satu pangkalan udara utama milik TNI AU, yaitu Lanud Halim Perdanakusuma yang berada di wilayah Cililitan Jakarta

Comments

Komentar

,
←More from A

↑ Back to Top