PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Laksamana Muda TNI (Anumerta) Yosaphat Yos Sudarso

Yosaphat Sudarso atau biasa disebut Yos Sudarso menamatkan HIS Salatiga dan melanjutkan ke sekolah guru di Muntilan. Pendidikannya berhenti karena Jepang datang dan menguasai Indonesia. Yos Sudarso kemudian pindah ke sekolah tinggi pelayaran di Semarang dan mengikuti pendidikan opsir pada Giyu Usamu Butai. Sebagai salah satu lulusan terbaik, ia kemudian bekerja sebagai mualim di kapal milik Jepang. Setelah proklamasi kemerdekaan, beliau masuk BKR-Laut ( kini TNI AL ). Beliau pun sering terlibat dalam operasi militer hingga ke Kepulauan Maluku guna menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan di wilayah Indonesia Timur dan membangun perlawanan mengusir Belanda yang masih bercokol di sana.

Sesudah pengakuan kedaulatan RI, Yos diangkat menjadi komandan kapal, mula-mula di KRI Alu, KRI Gajah Mada, KRI Rajawali, dan KRI Pattimura. Pada  tahun 1958, Yos pernah menjabat sebagai hakim pengadilan tentara walau hanya sekitar 4  bulan. Selanjutnya, Yos Sudarso bertugas mengawasi perribangunan kapal perang Indonesia di Italia.

Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Sukarno membentuk Tri Komando Rakyat (TRIKORA) sebagai upaya untuk membebaskan Irian Barat dan Belanda. Selanjutnya, Presiden  Sukarno membentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat yang berkedudukan di Makasar. Sebagai Deputi Operasi, Yos Sudarso memikul tugas yang  berat. Pada tanggal 15 Januari 1962, ia mengadakan patroli di daerah perbatasan, yakni di Laut Aru dengan membawa 3 kapal jenis motor  torpedo boat, yaitu KRI Macan Tutul, KRI Macah Kumbang, dan KRI Harimau. Rupanya, Belanda sudah mencium rencana ini dengan menyiagakan  kapal perusak (destroyer) dan pesawat pengintai. Yos Sudarso pun mengeluarkan perintah untuk bertempur. KRI Macan Tutul di bawah pimpinan Yos Sudarso lantas berusaha menarik perhatian kapal Belanda dengan mendekatinya agar 2 kapal Iainnya dapat meloloskan diri. KRI Macan Tutul pun tenggelam terkena tembakan musuh. Komodor Yos Sudarso bersama seluruh awak kapal gugur sebagai pahlawan bangsa.

  • Tempat/Tgl. Lahir : Salatiga, 24 November 1925
  • Tempat/Tgl. Wafat : Laut Aru, 15 Januari 1962
  • SK Presiden : Keppres No. 088/TK/1973, 6 November 1973
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Sebelum tenggelam bersama Macan Tutul, Yos Sudarso mengumandangkan seruan melalui radio kapal, “Kobarkan semangat pertempuran”. Yos Sudarso Jasa-jasa mu tidak akan kami lupakan.

Comments

Komentar

←More from Y

↑ Back to Top