PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Kyai Ahmad Rifa’i

Achmad Rifa'i

Ahmad Rifa’i sejak kecil telah ditinggalkan ayahnya dan tinggal bersama pamannya, K.H. Asy’ari, seorang ulama terkenal di wilayah Kaliwungu yang kemudian membesarkannya dengan pendidikan agama. Pada tahun 1816, ia berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji melalui pelabuhan Semarang dan menetap selama delapan tahun. Selama menetap di Mekah, Kiai Rifa’i mendalami ilmu ilmu keislaman dengan berguru pada sejumah ulama. Sepulang dari Mekah, ia menetap dan mengajarkan ilmunya di Kaliwungu.

K.H Ahmad Rifa’i kemudian pindah ke Kalisalak dan mendirikan pesantren. Para santri lulusan pesantren ini kemudian menyebarkan ajaran Islam keluar Kendal dan berkembang hingga sekarang. Dalam mengajarkan agama, beliau yang sangat menentang penjajahan Belanda, memasukkan ajaran perjuangan mengusir penjajah melalui kitab-kitab yang ia tulis. Pada tahun 1856, Belanda menyita buku-buku karya beliau dan menahannya di penjara karena dianggap menghasut rakyat melawan Belanda. Beliau kemudian diasingkan ke Ambon pada 19 Mei 1859 hingga meninggal di sana.

  • Tempat/Tgl. Lahir : Kendal, 1786
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Tondano, 1870
  • SK Presiden : Keppres No. 089/TK/2004, Tgl. 5 November 2004
  • Gelar : Pahlawan Nasional

K.H Ahmad Rifa’i adalah ulama sekaligus mujahid, pejuang yang dicintai dan sangat dekat dengan rakyat, terutama karena mampu mengajar agama menggunakan bahasa jawa, campur sunda sebagai bahasa perantara. Ia menulis puluhan kitab agama dalam bahasa jawa dengan menggunakan huruf Pegon, huruf Arab berbahasa Jawa. Tak kurang dari 55 judul kitabnya hingga kini masih dibaca oleh para pengikutnya.

K.H Ahmad Rifa’i

Comments

Komentar

, ,
←More from A

↑ Back to Top