PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Sastrawan Indonesia Amir Hamzah

Biografi Sastrawan Indonesia Amir Hamzah

Tengku Amir Hamzah adalah keturunan Sultan Langkat dengan nama lengkap Tengku Amir Hamzah Pangeran Indera Putera. Berkat karyanya di bidang sastra, beliau dikenal sebagai raja penyair dan pelopor sastrawan angkatan pujangga baru. Karya beliau yang terkenal antara lain kumpulan puisi ‘Nyanyi Sunyi’. Semasa kecil, beliau bersekolah di HIS dan MULO di Medan, lalu Jakarta. Beliau kemudian melanjutkan ke AMS di Solo. Beliau terus bersekolah dan menjadi sarjana muda lulusan sekolah hukum tinggi di Jakarta. Sewaktu muda, beliau aktif d gerakan nasional dengan menjadi ketua Indonesia Muda cabang Solo.

Pada tahun 1930, beliau menjadi ketua panitia kongres Indonesia Muda di Solo. Beliau berusaha mengembangkan bahasa Indonesia melalui sastra. Pada tahun 1938, beliau menganjurkan para pelajar dan pemuda Indonesia menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari. Beliau gugur dalam revolusi sosial yang dilakukan oleh golongan kiri terhadap para bangsawan yang dianggap memihak Belanda dan antirepublik di Sumatera Timur pada bulan Maret 1946. Saat itu, banyak tokoh yang tidak bersalah ikut menjadi korban, termasuk Amir Hamzah. Beliau dimakamkan di samping Masjid Azizi, Tanjungpura, Langkat.

  • Tempat/Tgl. Lahir :  Tanjung Pura, 28 Februari 1911
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Kuala Begumit, 20 Maret 1946
  • SK Presiden : Keppres No. 106/TK/1975, Tgl. 3 November 1975
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Amir Hamzah tidak hanya menjadi penyair besar pada zaman Pujangga Baru, tetapi juga menjadi penyair yang diakui kemampuannya dalam bahasa Melayu-Indonesia hingga sekarang. Di tangannya, bahasa Melayu mendapat suara dan lagu yang unik dan terus dihargai hingga zaman sekarang.

Amir Hamzah

, ,

Biografi Pahlawan Dr. Moestopo

Biografi Pahlawan Dr.MoestopoDr. Moestopo

Tak henti – hentinya saya memeberikan beberap penjelasan tentang pahlawan – pahlawna nasional indonesia. karena saya menganggap bahwa pahlawna nasional indonesia adalah orang – orang yang sangat penting sekali untuk bisa kita kenang sampai akhir jaman nanti. Mengapa? Karen kita sampai sekarang ini bisa dengna nikmat menghirup udara kemerdekaan jugkarena jasa-jasa dari para pahlawan yang telah gugur di medan perjuangan. Jangan sampai melupakan hal tersebut. Untuk anda yang belum mengetahui nama – nama pahlawan nasiona, situs pahlawanindonesia.com sudha banyak membahas nama-nama pahlawna tersebut. Nah, dikesemaptan kali ini, saya ingin memberikan informasi kepada anda tentang pahlawan nasional Dr. Moestopo .

Prof. Dr. Moestopo (lahir di Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, 13 Juli 1913 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 29 September 1986 pada umur 73 tahun) adalah pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Jawa Timur dan juga seorang tokoh militer PETA, dokter gigi dan akademisi yang membidani lahirnya Universitas Prof Dr. Moestopo (Beragama).

Dr. Moestopo adalah anak keenam dari delapan bersaudara. Ayahnya, Raden Koesoemowinoto sudah meninggal ketika Moestopo baru kelas V HIS. Moestopo menempuh pendidikan dari HIS, kemudian MULO. Setelah itu ia melanjutkan ke STOVIT (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi) di Surabaya dan juga mengikuti pendidikan Orthodontle di Surabaya dan UGM, Yogyakarta. Setelah itu ia mengikuti pendidikan Oral Surgeon di Fakultas Kedokteran UI, Jakarta dan juga pendidikan sejenis di Amerika Serikat dan Jepang. Kemudian ia mulai bekerja sebagai Asisten Orthodontle dan Conserven de Tandheeldunda pada tahun 1937 sampai tahun 1941. Tahun 1941-1942, Dr. Moestopo menjabat sebagai Wakil Direktur STOVIT, kemudian sebagai asisten profesor dari Shikadaigaku Ikabu (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi pada masa pendudukan Jepang di Indonesia).

, ,
 

↑ Back to Top