PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Pahlawan Nasional Ismail Marzuki

Biografi Pahlawan Nasional Ismail Marzuki

Sosok Selanjutnya adalah Ismail Marzuki . Membicarakan pahlawan indonesia, memang tidak akan pernah ada habisnya, mengapa tidak? karena kita tahu dengan wilayah indonesia yang luas yang juga hampir semua daerah pernah di jajah oleh bangsa asing, membuat seluruh pelosok di indonesia banyak mempunyai pahlawan-pahlawan yang tak gentar dalam berjuang memperjuangkan kemerdekaan indonesia, khususnya pahlawan daerah yang berjuang dalam memerdekakan kaum di daerahnya.

Nah, dikesempatan kali ini, saya ingin berbagi informasi kepada anda, yakni pahlawan Ismail Marzuki. Anda mungkin sangat familiar sekali dengan pahlawan yang satu ini, mengapa tidak? Nama beliau di kenal sebagai seorang pengarang lagu-lagu kebangsaan indonesia.

Namanya sekarang diabadikan sebagai suatu pusat seni di Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki (TIM) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Ismail Marzuki lahir dan besar di Jakarta dari keluarga Betawi.

Ismail Marzuki mendapat anugerah penghormatan pada tahun 1968 dengan dibukanya Taman Ismail Marzuki, sebuah taman dan pusat kebudayaan di Salemba, Jakarta Pusat. Pada tahun 2004 dia dinobatkan menjadi salah seorang tokoh pahlawan nasional Indonesia.

Ismail Marzuki selama ini diyakini sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai pencipta lagu Halo, Halo Bandung yang terkenal. Namun sebenarnya siapa pencipta lagu tersebut yang sebenarnya masih diperdebatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia.

,

Biografi Ida Kusumasumantri

Ida Kusumasumantri

Ida Kusumasumantri

Bertemu lagi dikesempatan kali ini. Pada pembahasan kali ini, saya ingin mencoba memberikan sebuah kisah tentang pahlawan nasional indonesia lagi. Tak akan pernah ada habis-habisnya jika kita membahas sosok pahlawan indonesia yang jumlahnya puluhan ataupun mungkin ratusan yang belum terkespose oleh media massa pada jaman dahulu. Dikesempatan kali ini, saya ingin membahas tentang sesosok pahalwan. Beliau bernaa Ida Kusumasumantri yang beliau dilahirkan pada tanggal 31 mei 1899 yang meruupakan seorang politikus dan ahli hukum yang sangat pintar dan cerdas di masa pemerintahan Soekarno-Hatta.

Tahun 1922 Ida Kusumasumantri menempuh pendidikan hukum di Belanda. Ia menjadi anggota dan bahkan sempat menjadi ketua organisasi Indonesische Vereniging yang nantinya berubah nama menjadi Perhimpunan Indonesia.

Tahun 1927 Ida Kusumasumantri kembali ke Indonesia dan membuka kantor pengacara di Medan. Di sana, ia menerbitkan surat kabar Matahari Indonesia dan sering memuat tulisan mengkritik dan menentang Belanda. Karena tulisannya itu, Kusumasumantri dibuang ke Banda dan selanjutnya Makassar.
Tahun 1942, dengan takluknya Belanda di tangan Jepang, Kusumasumantri dibebaskan dan pergi ke Pulau Jawa. Semasa pendudukan Jepang, ia membuka kantor pengacara di Jakarta.

Tahun 1945 ia diangkat menjadi Menteri Sosial pada Kabinet Presidensial. Kusumasumantri sempat ditahan karena didakwa terlibat dalam Peristiwa 3 Juli 1946 bersama dengan antara lain Mohammad Yamin, Subardjo, dan Tan Malaka.
Tahun 1953 ia bergabung dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I (1953-1955) sebagai Menteri Pertahanan. Tahun 1957 Kusumasumantri menjadi rektor Universitas Padjadjaran Bandung, lalu pada tahun 1961 menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Ida Kusumasumantrimengakhiri kariernya di pemerintahan dengan menjabat sebagai Menteri Negara pada Kabinet Kerja IV (1963-1964). Masa pensiunnya Ida Kusumasumantri dihabiskan dengan menjadi ketua Badan Penelitian Sejarah Indonesia dan aktif menerbitkan beberapa buku.

 

↑ Back to Top