Pahlawan Indonesia

PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Kapitan Pattimura

Biografi Kapitan Pattimura

Pattimura adalah putra Frans Matulesidan Fransina Silahoi. Beberapa catatan mengatakan bahwa beliau merupakan keturunan bangsawan dari Pulau Seram. Gelar kapitan didapatnya bukan dari pemberian Belanda. Gelar kapitan berasal dari kepercayaan orang Maluku yang menganggap Pattimura memiliki kekuatan khusus dari kekuatan alam yang menyatu pada dirinya sebagai sosok panutan yang taat beragama.

Pattimura adalah mantan sersan di militer lnggris. Pada tahun 1816, Inggris yang saat itu menguasai wilayah Maluku menyerah kepada Belanda. Kedatangan kembali Belanda pada tahun 1817 mendàpat tantangan keras dan rakyat. Rakyat Maluku akhirnya bangkit mengangkat senjata di bawah pimpinan Kapitan Pattimura. Sebagai panglima perang, Kapitan Pattimura ahli mengatur strategi perang. Di bawah komandonya, rakyat Maluku berhasil merebut Benteng Durstede dari tangan Belanda. Sebagal pemimpin, ia berhasil menyatukan para raja dan ketua suku di wilayah Maluku dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan, memimpin rakyat, mengatur pendidikan, menyediakan pangan, dan membangun benteng-benteng pertahanan. Dalam perjuangan menentang Belanda ia juga menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, raja-raja di Bali, Sulawesi, dan Jawa. Perlawan Pattimura hanya dapat dihentikan dengan politik adu domba, tipu muslihat,dan bumi hangus oleh Belanda. Pattimura mengakhiri perjuangannya di tiang gantungan pada tanggal 16 Desember 1817 di kota Ambon.

  • Tempat/TgI. Lahir     :  Saparua, 8juni 1783
  • Tempat/Tgl. Wafat    :  Ambon, 16 Desember 1817
  • SK Presiden                  :  Keppres No. 087/TK/1973. Tgl. 6 November 1973
  • Gelar                                 :  Pahlawan Nasional

Setiap tanggal 15 Mei di Kota Ambon diadakan acara memeringati perjuangan Pattimura. Masyarakat Ambon akan turun ke jalan menari cakalele sambil membawa parang sawalaku yang juga menjadi senjata andalan Pattimura.

Kirim Komentarmu

Lainnya..

Powered by Facebook Comments

←More from P

↑ Kembali ke Atas