Pahlawan Indonesia

PahlawanIndonesia.com didedikasikan untuk Rakyat Indonesia agar lebih mengenal siapa tokoh dibalik berdirinya Republik Indonesia

Biografi Pahlawan Andi Mappanyukki

Biografi Pahlawan Andi Mappanyukki

Andi Mappanyukki adalah putra Raja Gowa XXXIV, Makkulau Karaeng Lembangparang yang memulai perang dengan Belanda pada tahun l905.Beliau merupakan mertua pahiawan nasional Andi Djemma. Semenjak berusia 20 tahun, beliau sudah ikut berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia dengan bertempur melawan Belanda di wilayah Gowa. Setelah bertempur sengit, Belanda berhasil merebut pertahanan utama Andi Mappanyukki di Gunung Sari. Beliau kemudian melanjutkan perlawanan dengan bergerilya. Pada tahun 1907, Belanda menangkap Andi Mappanyuki dan mengasingkannya ke Pulau Selayar selama dua tahun.

Pada tahun 1931, atas usulan Dewan Adat, beliau diangkat menjadi Raja Bone dengan gelar Andi Mappanyukki Sultan Ibrahim. Sebagai Raja Bone, beliau tegas menolak bekerja sama dengan penjajah. Pemerintah Belanda yang menganggapnya sebagai tokoh berbahaya kemudian menurunkannya dengan paksa dari tahta. Beliau lalu diasingkan bersama istri dan putrinya di Tana Toraja selama 3,5 tahun.

Menjelang proklamasi, beliau juga bertindak sebagai penasihat BPUPKI. Setelah Indonesia merdeka, beliau menyatakan bahwa Kerajaan Bone merupakan bagian dari Republik Indonesia. Pada masa Republik Indonesia Serikat, beliau ikut menuntut peleburan Negara Indonesia Timur ke dalam RI. Keteladanan dan keteguhan hati beliau dalam berjuang dilkuti oleh putra-putranya, yaitu Andi Pangeran Petta Rani dan Andi Abdullah Bau Maseppe. Beliau wafat pada tanggal 18 April 1967.

  • Tempat/Tgl. Lahir :  Jongya, Sulsel, 1885
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Rantepao, Tanah Toraja, 18 April 1957
  • SK Presiden : Keppres No. 089/TK/2004, Tgl. 5 November 2004
  • Gelar : Pahlawan Nasional

Makam Andi Mappanyukki tidak berada di pemakaman raja-raja  Gowa atau Bone sebagaimana lazimnya, tetapi oleh masyarakat dan pemerintah Republik Indonesia Andi Mappanyuki dikebumikan di TMP Panalkang, Makassar dengan upacara kenegaraan.

Andi Mappanyukki

Kirim Komentarmu

Lainnya..

Powered by Facebook Comments

↑ Kembali ke Atas